Jakarta, 22 May 2024

RENSTRA PDASHL 2020-2024

 
  ditjen_pdashl         15 Aug 2022         3,873
 

 

Untuk melihat lebih detail Renstra PDASHL 2020-2024, Klik disini

 

Pembuataan RENSTRA didasarkan pencapaian pada tahun-tahun sebelumnya. Tahun-tahun terakhir, kondisi eksisting Daerah Aliran Sungai (DAS) beserta ekosistemnya telah menjadi salah satu isu yang menonjol di tingkat nasional. Isu tersebut selalu muncul ketika sering terjadi banjir di Indonesia.

 

Visi Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 adalah : "TERWUJUDNYA INDONESIA MAJU YANG BERDAULAT, MANDIRI DAN BERKEPRIBADIAN BERLANDASKAN GOTONG ROYONG"

 

Dengan berpedoman pada visi misi Presiden dan Wakil Presiden tersebut, maka visi Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yaitu : "Terwujudnya Keberlanjutan Sumber Data Hutan dan Lingkungan Hidup untuk Kesejahteraan Masyarakat" Dalam Mendukung "Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-Royong.

 

Direktorat Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung berpedoman pada rumusan Visi dan Misi KLHK dan untuk memberikan arah dalam mencapai sasaran strategis dan indikator kinerja, maka dirumuskan visi yang menjadi fokus pembangunan dari Ditjen PDASHL selama tahun 2020-2024, yaitu: "DAS Lestari untuk Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Hutan dan Lingkungan Hidup untuk Kesejahteraan Masyarakat" Dalam Mendukung "Terwujudnya Keberlanjutan Sumber Data Hutan dan Lingkungan Hidup untuk Kesejahteraan Masyarakat".

 

                                                         Struktur Organisasi Direktorat Jenderal PDASHL

 

Hasil-hasil kinerja yang akan dicapai oleh lingkup PDASHL selama tahun 2020-2024 yaitu:

Dari sisi lingkungan yakni:

1. Memulihkan, mempertahankan dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan serta daya dukung DAS. 

2. Meningkatkan luas tutupan hutan dan lahan 

3. Menyelamatkan sumber daya air (danau, sungai, mata air serta bangunan vital air berupa bendungan/DAM/waduk)

4. Menurunkan tingkat erosi, sedimentasi, dan mengurangi pencemaran terhadap DAS, Danau dan Sungai

 

Dari sisi ekonomi yakni:

1. Perluasan kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat yang terlibat dalam Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL)

2. Mendorong berkembangnya industri kayu rakyat